ZhiSideStory

LIVE YOUR LIFE POSITIVELY!

NOONA NAN NEOMU JOAHAEYO…/FF September 18, 2011

Filed under: angst,Fanfiction,One Shoot — 솜뭉치 @ 10:12 pm
Tags: , ,

 

 

 

 

 

 

 

Title: NOONA NAN NEOMU JOAHAEYO
Length: One Shoot
Genre: Romance
Casts: G.O MBLAQ as Jung Byung Hee
Lee Joon MBLAQ as Lee Chang Sun / Joonie
Han Hyo Mi as Han Hyo Mi

❤ ❤ ❤ ❤

(Han Hyo Mi POV)

“tidak bisakah kau merubahnya Hyo mi-ya!” Ucap Byung hee geram sambil menatap ku tajam. Aku diam dan hanya terus memandang sepasang muda mudi yang sedang ber ice skating ria didepanku. Tiba-tiba gadisnya terjatuh dan dengan tersenyum kekasihnya membantu gadis beruntung itu untuk berdiri.

“Hyo mi-ya! Apa kau tidak mendengarku?!” desis Byung hee lagi. Membawa ku pada kenyataan dan kembali menghadapi sendiri kisah cinta yang tentu saja tidak seberuntung sepasang kekasih yang sedang ku amati itu.

“ne aku mendengar mu Byung hee-ah” perlahan aku balas menatapnya. Ah mata itu, mata itu….

Terlihat sangat kecewa!

Dengan cepat aku mengalihkan pandanganku. Kali ini aku memandang langit malam dengan gelisah.

“lalu? Mengapa tidak kau jawab pertanyaanku?” kejarnya

“ani…aku rasa…aku…” ucapanku terhenti, lidahku kelu

“aku tidak bisa merubahnya. Mianhaeyo… Aku tidak punya pilihan” tukasku setelah menguatkan hati.

“mawoya? Tidak bisa? Jeongmal??” nada putus asanya membuat dadaku sesak. Aku diam. Hatiku sakit

“apakah kau benar-benar tidak bisa merubahnya Hyo mi-ya? Lalu apa arti dari kebersamaan kita slama ini? Apa tidak ada artinya bagimu?!” suaranya semakin meninggi.
“apa tidak ada artinya sama sekali?! Hyo mi-ya! Tatap aku!! Dan jawab!!” serunya semakin kesal sambil menarik bahuku dengan kasar agar menatapnya. Sekilas kulihat sepasang muda-mudi tadi. Sekarang berbalik mereka yang melihat kearahku dan Byung hee.

“lepaskan aku Byung hee!” tepisku tapi cengkramannya sangat kuat di bahuku. Mau tidak mau aku terpaksa menatap kembali sepasang mata yang ingin aku hindari. Dan kali ini tatapan kecewa yang aku lihat tadi telah berganti dengan mendung, yang siap untuk turun dan jatuh diwajah namja yang sebenarnya sangat aku cintai itu.

“mianhaeyo…seandainya saja aku bisa merubahnya” bisikku sambil menundukkan kepala. Pertahananku runtuh. Aku menangis tanpa suara.

“baiklah kalau begitu haeya uriga heeojyeossda!” geramnya. Perlahan dia melepaskan cengkramannya dipundakku dan dengan kasar menghapus butiran air mata yang menetes di pipinya lalu bangkit meninggalkan ku yang juga sama terlukanya dengan dia.

Meskipun sebelumnya aku sudah menguatkan hati jika harus mendengar kalimat berpisah itu, tapi tetap saja hatiku sangat sakit saat mendengarnya keluar dari bibir Byung hee.

“Han Hyo mi” tiba-tiba tanpa menoleh kearahku Byung hee menghentikan langkahnya “Uliga dasineun seolo an boyeo, kita jangan bertemu lagi. Karena melihatmu akan sangat menyakitkan bagiku!” bergetar penuh emosi dia mengatakannya, kemudian dengan tergesa meninggalkan ku dan tanpa menoleh lagi.

Aku memandang punggungnya hingga menghilang diantara gelap malam. Aku menangis, susah payah kutahan isakanku yang semakin tak tertahan hingga akhirnya pecah. Sepasang kekasih yang tadi asik bermain ice skating kini menatapku dengan penuh rasa kasihan. Aku tidak perduli! Aku menangis semakin keras, menangis untuk cinta ku yang baru saja kulepaskan…..

[Back song: Super Junior-Love is Gone]

-Di Jalanan Kota Seoul yang Dingin-

Aku berjalan seperti orang linglung, menyusuri jalanan kota Seoul yang dingin. Tak kuperdulikan butiran salju yang mulai turun. Hampa. Itu yang aku rasakan. Hubunganku dengan Byung hee yang sudah terjalin hampir dua tahun ini akhirnya harus berakhir. Aku masih tidak percaya atas apa yang baru saja terjadi.

“Ah…kau menangis lagi Hyo mi-ya. Bukan kah ini semua salahmu? Ini kan yang kau mau? Kau yang menghancurkan segalanya” gumamku pada diri sendiri dan mengusap lelehan air mata yang menetes. Gigiku gemeletuk menahan dingin. Omona aku lupa syal dan sweater ku, pasti tadi aku meninggalkannya di bangku taman. Fikirku sambil menepuk dahi.

“noona…” seseorang menyentuh bahuku dari belakang.

“kau bisa membeku kalau terus berjalan di udara sedingin ini tanpa sweater dan syal mu” sambil memasangkan sweater dan syal di leherku namja itu tersenyum dengan sangat manis.

“Joonie-ah? Bagaimana kau bisa menemukan sweater dan jaketku?” heranku. Haishh…kenapa aku harus bertemu dia? Rutukku dalam hati.

Namja yang kupanggil Joonie-ah itu kembali tersenyum.

“Karena aku adalah malaikat pelindungmu noona, makanya aku datang untuk menyelamatkan mu supaya tidak membeku” cengiran konyol yang seperti biasa terlihat lagi di wajah tampannya.

Aku terpana. Sedetik kemudian aku tersadar..
“gomawo Joonie-ah, tapi aku harus buru-buru pergi, ada yang harus kulakukan sekarang” tergesa aku berusaha berjalan lebih cepat hampir berlari meninggalkannya. Aku benar-benar belum siap bertemu dia. Apalagi di saat seperti ini.

“noona! Tunggu!”

TAB! GREBB!!…

namun aku kalah cepat darinya. Joonie menarik tanganku dan membawaku dalam pelukannya. Cengiran konyolnya hilang.

“Lee Chang sun! apa yang kau lakukan? Lepaskan aku!” aku berusaha melepaskan diri dari pelukannya, namun dia justru semakin erat memelukku.

“noona, aku tau saat ini kau sedang terluka. Bersandarlah padaku. Kau bisa bersandar padaku” bisiknya lembut

Aku terdiam. Air mataku kembali menetes lebih deras. Dan ya Tuhan…pelukan namja ini sangat hangat. Seperti matahari pagi yang datang setelah badai. Dia memelukku lama, tanpa ku tahu tetesan air mata juga jatuh di pipinya. Dia menangis untukku.

Mungkin tidak apa-apa jika aku membiarkan diriku berada didekapannya saat ini. Bersandar padanya, seperti yang ia tawarkan. Mungkin aku memang sangat egois, ya aku memang egois! Dan aku mulai membenci diriku sendiri.

Perlahan aku memejamkan mata dalam pelukannya….

[Back song: Endless Moment-SUJU]

(Lee Chang Sun POV)

Aku memeluknya erat, aku bisa merasakan betapa rapuhnya dia sekarang. Tanpa sadar tetesan air mata jatuh dipipiku. Tuhan…betapa aku sangat mencintai yeoja yang umurnya dua tahun diatasku ini. Kejadian yang tanpa sengaja aku lihat tadi kembali berputar dikepalaku…

*flash back*

“lepaskan aku Byung hee!” sebuah suara yang aku kenal terdengar saat aku berjalan melintasi taman.

“seperti suara Hyo mi noona?” gumamku sambil mencari arah datangnya suara itu. Tak lama aku mendapati Hyo mi noona yang sedang bersama Byung hee hyung duduk di kursi taman, dipinggiran area ice skating. Dari jauh aku melihat sepupuku, Byung hee hyung yang sedang mencengkram bahu noona. Dan yeoja itu terlihat berusaha melepaskan diri dengan sia-sia.

Kemudian Hyo mi noona berkata sesuatu yang tidak dapat kudengar dengan jelas, sambil menundukkan kepalanya.

“baiklah kalau begitu, haeya uriga heeojyeossda!” geram Byung hee hyung.

Mwo???! Benarkah yang di ucapkan hyung barusan? Aku tidak salah dengarkan? Aku membesarkan kedua mataku. Aku terkejut!
“Mereka…mereka putus?? Hyung memutuskan hubungannya dengan Hyo mi noona?? Jeongmal??! Tapi kenapa? Apa karena aku??

Kembali aku teringat apa yang terjadi beberapa malam yang lalu. Dalam keadaan mabuk, dengan bodohnya aku mengakui perasaanku terhadap yeoja chingunya dan Byung hee hyung yang meninggalkan ku di tempat minum dengan sangat marah, setelah mendaratkan beberapa tinjunya di wajah dan perutku. Ya, aku memang pantas mendapatkannya, seorang dongsaeng yang tidak tau diri.

Dan sekarang aku merasa sangat bersalah, entah mengapa aku yakin ini semua ada hubungannya dengan apa yang terjadi malam itu.

Aku memandang Hyo mi noona dengan sedih. Sungguh betapa aku sangat ingin memeluknya, hatiku sakit melihatnya menangis seperti itu. Disini, ditempatku yang gelap. Aku ikut menangis bersamanya.

*flashback end*

Tanpa sepengetahuan Hyo mi noona, aku menyeka sisa-sisa air mata. Dan kembali memasang wajah konyol dan ceriaku lagi.

“noona, ayo kita pergi ke taman hiburan”

“eh? Taman hiburan? Tapi…..”

“haiss…tidak pakai tapi. Kkaja!” potong ku tak sabar menarik tangannya sambil tersenyum lebar.

-Di taman hiburan-

(Han Hyo Mi POV)

Kami menaiki hampir semua wahana yang ada ditaman hiburan ini. Joonie terus menarik tanganku dan sering kali tingkah konyolnya membuatku tertawa. Seperti sekarang, dia sedang bertengkar dengan seorang anak kecil yang aku kira umurnya tidak lebih dari 10 tahun.
Dan taukah anda apa yang dilakukan oleh si muscles idiot itu? Dia merebut kuda-kudaan koin yang sedang dinaiki oleh anak itu! Omona! Ckckck….
Sambil tertawa aku menarik Joonie yang sedang bergaya seperti koboi untuk turun, menyeretnya pergi sebelum ibu anak yang mulai menangis itu datang.

(Lee Chang Sun POV)

Aku menatapnya tertawa tanpa berkedip, aku suka melihatnya tertawa seperti ini. Setiap kali bersamanya, rasanya aku bisa melupakan semua masalahku. Bahkan aku lupa bahwa yeoja ini adalah kekasih saudara sepupuku, dan mungkin saja sekarang akulah penyebab mereka berpisah.
Tapi sekarang aku tidak perduli, ya, aku tidak perduli! Meskipun aku terlihat seperti orang jahat sekarang. Asalkan aku bisa terus bersama yeoja yang selama ini aku panggil noona itu.
Perlahan aku meraih jemarinya dalam genggamanku sambil terus menatapnya. Tawanya terhenti.

“Joonie-ah? Waeyo?”

“noona… nawa hamkke yeongwonhi” ucapku sungguh-sungguh

“mawoya?” dia terkejut

“nawa hamkke yeongwonhi, tinggallah bersamaku selamanya noona. Nan neomu joahaeyo, saranghaeyo… neo ttaemunae, nan michyeo gagoisseo. Karena kau, aku hampir gila noona. Ya aku gila! Karena aku berani mencintai yeoja chingu saudara sepupuku sendiri!” dengan mata berkaca-kaca aku menatapnya, aku ingin dia tau semua yang aku rasakan padanya selama ini.

(Han Hyo Mi POV)

Aku membeku. Memandang kosong namja yang menatapku dengan matanya yang berkaca-kaca. Aku sudah tau perasaannya padaku. Di suatu malam aku menyaksikannya dipukuli Byung hee. Aku juga sempat mendengar pengakuan cintanya padaku, yang membuatku sangat terkejut. Aku merasa sangat bersalah juga bersedih atas apa yang terjadi diantara dua orang yang bersaudara itu. Aku tidak ingin menjadi penyebab rusaknya persaudaraan mereka. Itu sebabnya aku bertekad memutuskan untuk meninggalkan mereka. Keputusan yang sangat berat, dan menyakitkan. Semuanya mungkin akan lebih sederhana jika seandainya saja aku tidak jatuh cinta pada Joonie. Ya, aku mencintainya! Tapi aku tidak ingin serakah, aku ingin melepaskan semuanya, hubungan ku dengan Byung hee juga perasaanku pada Joonie. Aku akan menghukum diriku sendiri dengan tidak bersama satupun diantara mereka. Dan sekarang aku akan berusaha menjelaskannya pada Joonie…

Tiba-tiba aku terkejut, dan tersadar dari fikiranku sendiri ketika kurasakan hangat dan basahnya bibir Joonie di bibirku.

Dia menciumku!!

Aku ingin mendorongnya, menghentikannya, dan memintanya untuk berhenti mencintaiku. Tapi justru yang aku lakukan adalah, membiarkannya! Seluruh persendianku terasa lemas tak bertenaga.

Hingga….

TARR!! ARGHHHH..!!!!

Suara letusan senjata api yang sangat keras dan teriakan kesakitan Joonie yang memilukan kudengar. Nanar ku lihat tubuh namja itu roboh ketanah dengan berlumuran darah, dan jerit ketakutan para pengunjung taman hiburan memekakkan telingaku.

Samar, dengan bergetar aku melihat seorang namja berdiri lima meter di depanku dengan wajah penuh amarah dan kebencian menatapku. Ditangannya teracung pistol dengan sedikit asap putih mengepul. Aku mengenalinya…..

TARR!! ARGHHH…!!!

Letusan yang kedua kembali terdengar bersamaan dengan teriakan kesakitanku. Dan semuanya menjadi gelap….

(Jung Byung Hee POV)

Aku melihat mereka tertawa bersama, hatiku sakit. Hingga ku lihat sepupuku Chang sun, mencium Hyo mi. Mantan yeojaku yang sangat aku cintai. Aku kehilangan kendali, bukankah dia mengatakan padaku bahwa dia akan melepaskan kami, baik aku maupun Chang sun? tapi mengapa? Apa yang aku lihat sekarang? Hyo mi membiarkan dirinya dicium oleh Chang sun?! amarah menguasaiku. Yang ada hanya kebencian….

Aku jatuh terduduk melihat tubuh sepupu dan yeoja terkasihku itu tertelungkup ditanah tanpa bergerak.

Tidak, aku tidak akan membiarkan mereka bersama, sekalipun di akhirat!!

Perlahan, kuarahkan dinginnya moncong pistol kepelipisku.

Sambil memejamkan mata kutarik pelatuknya…..

TARRR!!!……

Untuk ketiga kalinya pistol kecil itu memuntahkan isinya, bersamaan dengan robohnya tubuh Byung Hee…..

[Back song: Tell Me Goodbye-BIGBANG]

❤ ❤ ❤ ❤

Jeongmal mianhae buat yang tidak berkenan dengan ceritanya T____T *bow*
Jeongmal gamsahamnida buat semua yang udah baca, dimohon RCL nya 😀

Advertisements
 

4 Responses to “NOONA NAN NEOMU JOAHAEYO…/FF”

  1. diecha^^sohyun Says:

    visit back nihh chingu ^^

    jadi inget ma mvnya it’s war pas ada suara tembakann..XD *ngacooo

    G.Onyaa kejamm… wajahh unyu gitu gak bisa ngebayangin kejamnyaa…XD
    Joonie~yaa… sama aku aja sinii…XD

    • byungheewife Says:

      Gomawo chingu ^^ hehehe ini blog jarang diurus kok sbenarnya 😀

      itu terinspirasi MV nya MBLAQ yang jaman Y sama MV Bigbang Tell me goodbye *maklum bikinnya udh lama jg*
      hahaha… bayangin aja G.O pas masih brewokan #plakk

  2. windd Says:

    Ceritanya baguss 🙂 jadi membayangakan saya yang di cium Joon #plaakkkkk


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s